Quatre: Perempuan Menunda Pernikahan Bukanlah Sebuah Kesalahan

“Bukan perceraian orang tuaku yang bikin aku ilfeel dengan pernikahan, tapi orang-orang yang beranggapan bahwa menikah adalah satu-satunya happy ending”  Venita Beauty, Penulis Novel “Quatre” Hai kamu yang masih single, pernah mendapatkan sindiran, cibiran, perintah, atau bahkan ditertawakan hanya karena kamu masih single? Di antara kita para perempuan single biasanya Read more…

Tips Pewarnaan Rambut di Rumah Anti Gagal, Simak Penjelasannya

Berkembangnya sosial media tidak dapat membatasi orang untuk meniru tren terkini. Saat ini contohnya tren pewarnaan rambut. Tren pewarnaan rambut yang kini sedang marak diantaranya yaitu peek a boo, highlight, ombre dan balayage. Teknik pewarnaan tersebut semuanya harus melakukan proses bleaching. Banyak yang memposting tutorial pewarnaan rambut dengan berbagai merek Read more…

Menangani Trauma yang Baru Terungkap

Apakah kamu ingat sebagian dari masa kecilmu? Mungkin tampak sedikit kabur, tetapi mungkin juga kamu mengingat beberapa peristiwa dengan cukup baik. Sebagian besar peristiwa di masa lalu memiliki potensi yang besar untuk mempengaruhimu hingga saat ini. Tentu saja, masa kecil seseorang membentuk mereka secara berbeda. Itulah salah satu alasan utama Read more…

Perempuan Berdaya secara Seksual Bermula dari Pendidikan Kespro & Seksualitas

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar tentang pendidikan seksual? Ketika kita mendengar pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi (Kespro), masyarakat pada umumnya baik-baik saja. Tidak begitu banyak kontroversi, bahkan pada umumnya turut mendukung dan mengampanyekan pentingnya pendidikan atau edukasi Kespro. Tapi, ketika kita menyebutkan pentingnya edukasi seks, pada umumnya masyarakat antipati, seakan Read more…

Emma Poeradiredja: Perempuan Pejuang Nasib Buruh Kereta Api Indonesia

Emma Poeradiredja (Emma) merupakan sosok perempuan penting dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia. Emma sempat menjadi direktur perburuhan dan pelopor yayasan-yayasan sosial yang aktif membuat wadah perlindungan jaminan kecelakaan maupun jaminan kematian bagi buruh atau karyawan yang bekerja di PT KAI. Semangat peduli terhadap kaum buruh membuat Emma tetap bisa bertahan. Meskipun tantangan seperti identitasnya sebagai pribumi dan perempuan di dunia dominasi laki-laki tidak bisa terelakkan.

Perempuan Penggerak “Support Bali”: Kita Harus Bergerak, Jangan Hanya Menunggu Pemerintah

Berbekal keyakinan empati dan niat baik menolong, para perempuan penggerak menginisiasi gerakan kebaikan dalam sebuah wadah bernama “Support Bali”. Mereka yakin pasti dilancarkan. Mereka merasa perlu bergerak melakukan sesuatu, tidak sekadar menunggu bantuan pemerintah.  Situasi krisis seperti pandemi seperti saat ini, telah mempertemukan saya dengan salah seorang teman lama. Dia Read more…

Sebagai Perempuan Kepala Keluarga, Aku Dipaksa Super Tangguh dalam Kegagapan Menghadapi Pandemi

Nyatanya, perempuan lebih sengsara. Sulit sekali rasanya menerapkan rasa syukur. Rasa-rasanya sejak dilahirkan, baru kali ini hidup serasa dalam suasana perang. Sempat terlintas, ‘Oh begini ya rasanya masa peperangan itu?’ Karena diri ini selalu berjarak dengan masa lalu, peperangan hanya diimajinasikan melalui buku-buku sejarah yang kita kenal. Ya, buku- buku Read more…

Berharap Mengubah Pasangan Toxic? Lupakan dan Segera Tinggalkan! Lebih Baik Sayangi Dirimu!

Sobat Perempuan Berkisah , kita sering lupa bahwa bukan tanggung jawab kita mengubah perilaku seseorang menjadi apa yang kita mau. Bahkan tanpa sadar, kita lupa bahwa mengubah diri kita sendiri agar sadar dan mengambil sikap untuk keluar dari hubungan toxic (beracun), pun tak semudah itu. Kita fokus pada jiwa lain, sementara jiwa kita makin hancur. Untuk apa? Mau sampai kapan?.

Perempuan Emosional dan Akalnya Separo Laki-laki?

Masih sering dengar perempuan didiskriminasi oleh akhi-akhi dengan pakai hadits “wanita kurang akal dan agamanya”? Dengan pakai hadits itu, lalu perempuan dituduh macam-macam, mulai dari tidak dibolehkan menjadi pemimpin karena emosional, sampai distigma mengundang syahwat karena agamanya kurang. Stigma negatif terhadap perempuan bahkan sampai melebar pada peran-peran perempuan di posisi Read more…

Aku Takut Tanpa Sadar Menularkan Corona ke Keluargaku

“Aku semakin takut jika pulang nanti aku justru membawa virus itu (Corona) tanpa aku sadari, lalu menyebarkannya ke yang lain. Sejauh ini teman-teman di klinik baik-baik saja. Kita juga masih ngusahain segala sesuatunya dan terus mencari informasi tentang APD (alat pelindung diri) di tempat lain. Jadi sepanjang aku kerja, ini adalah masa termenegangkan. Beberapa dari kami takut buat pulang ke rumah. Buat teman-teman yang mendapat hak istimewa buat working from home (WFH), tolong dimaksimalkan waktunya buat di rumah” (Triya Amalina, Analis Kesehatan)

Contact Us