Saya Manusia, Bukan Robot

Percayalah, pada akhirnya, jiwa kita adalah tempat terbaik untuk diri kita sendiri. Bahkan ketika tak seorang pun menunjukkan kasih sayangnya, kita lah sumber kasih sayang itu sendiri. Berbicara tentang kasih sayang (affection) secara edukasi, pastinya saya sangat tidak berkompetensi karena saya hanya seorang perempuan biasa tanpa gelar apa-apa dalam bidang Read more…

Tak Melulu Domestifikasi, Perempuan & Alam Punya Hubungan Sangat Dekat

Untuk terus menjaga keberlangsungan hidup sebagai manusia, kita tidak pernah bisa terlepas dengan alam dan lingkungan sekitar lainnya. Kualitas hidup seseorang bergantung dengan kondisi alam dan lingkungan yang ada di sekeliling mereka. Ketika lingkungan tersebut bermasalah, kehidupan manusia pun secara langsung atau tidak akan terkena dampaknya.  Begitupun ketika krisis lingkungan Read more…

Menangani Trauma yang Baru Terungkap

Apakah kamu ingat sebagian dari masa kecilmu? Mungkin tampak sedikit kabur, tetapi mungkin juga kamu mengingat beberapa peristiwa dengan cukup baik. Sebagian besar peristiwa di masa lalu memiliki potensi yang besar untuk mempengaruhimu hingga saat ini. Tentu saja, masa kecil seseorang membentuk mereka secara berbeda. Itulah salah satu alasan utama Read more…

Jalan Terjal Mojang Majalengka: Tetap Bangkit Berkarya di Tengah Bullying dan Sekian Tantangan

Kata mereka, dia sok kecantikan padahal hitam dan gendut dan tak layak ikut Duta Kampus dalam Ajang Putri Padjajaran. Kata mereka, dia tak layak menjadi seorang asisten dosen (Asdos), “Sok kepinteran!”. Kata mereka, dia sok cantik! gak cantik ngapain daftar-daftar pemilihan Mojang Majalengka? malu-maluin! Kata mereka, dia kepedean daftar sebagai Read more…

Berharap Mengubah Pasangan Toxic? Lupakan dan Segera Tinggalkan! Lebih Baik Sayangi Dirimu!

Sobat Perempuan Berkisah , kita sering lupa bahwa bukan tanggung jawab kita mengubah perilaku seseorang menjadi apa yang kita mau. Bahkan tanpa sadar, kita lupa bahwa mengubah diri kita sendiri agar sadar dan mengambil sikap untuk keluar dari hubungan toxic (beracun), pun tak semudah itu. Kita fokus pada jiwa lain, sementara jiwa kita makin hancur. Untuk apa? Mau sampai kapan?.

Contact Us