Nawal el Saadawi: Berjuanglah dengan Berani, Meski Dunia Tak Menyukai Para Pemberani

Saat karya-karyanya mulai dikenal dan diyakini membuat banyak perempuan memberontak pada sistem yang menindas, nama Nawal tercantum dalam daftar kematian yang bahkan dipublikasikan di media.  Erlin Fadhylah Banyak yang menganggap kecil peran sastra dan karya tulis sebagai media perjuangan kaum minoritas. Padahal justru lewat sastra dan tulisan, potret kehidupan para minoritas Read more…

Simak Perjalanan Inspiratif Alimah Fauzan, Founder Perempuan Berkisah

Ini adalah artikel tentang Alimah Fauzan, Founder Perempuan Berkisah, yang telah dipublikasikan di IDNTimes pada 25 November 2020 dengan judul yang sama. Artikel ini ditulis oleh Tyas Hanina. Untuk membaca artikel lengkap dengan gambar, dapat dibaca langsung di sumbernya, yaitu: Perjalanan Inspiratif Alimah Fauzan, Founder Perempuan Berkisah Sudah memiliki ketertarikan Read more…

Fathima Al-Fihri: Perempuan Pendiri Universitas Pertama di Dunia

Peninggalan dari sosok Fatima Al-fihri tidak hanya bangunan yang berfungsi sebagai pusat pendidikan hingga sekarang ini, tapi juga interpretasi dari aspirasi seorang perempuan dalam dunia pendidikan. Universitas Pertama di Dunia ada di Maroko Berbicara mengenai universitas pertama mungkin orang akan berpikir bahwa Eropa adalah penggagas pertama berdirinya universitas di dunia, Read more…

Emma Poeradiredja: Perempuan Pejuang Nasib Buruh Kereta Api Indonesia

Emma Poeradiredja (Emma) merupakan sosok perempuan penting dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia. Emma sempat menjadi direktur perburuhan dan pelopor yayasan-yayasan sosial yang aktif membuat wadah perlindungan jaminan kecelakaan maupun jaminan kematian bagi buruh atau karyawan yang bekerja di PT KAI. Semangat peduli terhadap kaum buruh membuat Emma tetap bisa bertahan. Meskipun tantangan seperti identitasnya sebagai pribumi dan perempuan di dunia dominasi laki-laki tidak bisa terelakkan.

Jalan Terjal Mojang Majalengka: Tetap Bangkit Berkarya di Tengah Bullying dan Sekian Tantangan

Kata mereka, dia sok kecantikan padahal hitam dan gendut dan tak layak ikut Duta Kampus dalam Ajang Putri Padjajaran. Kata mereka, dia tak layak menjadi seorang asisten dosen (Asdos), “Sok kepinteran!”. Kata mereka, dia sok cantik! gak cantik ngapain daftar-daftar pemilihan Mojang Majalengka? malu-maluin! Kata mereka, dia kepedean daftar sebagai Read more…

Kisah Dokter Perempuan di Pedalaman Papua, Ketika Uang Tidak Berarti Apapun

“Banyak pengalaman di Tanah Papua, namun yang jelas Papua mengubah hidupku. Aku belajar menjadi orang sederhana, tidak sombong, tidak melihat orang lain dari tampilannya. Aku belajar memahami perbedaan, menghargai keberagaman dan belajar menerima semua itu sebagai keindahan. Aku belajar bagaimana berinteraksi dengan orang yang benar-benar berbeda dari diriku. Aku belajar tentang arti sesungguhnya dari kehidupan, menghargai hal-hal kecil, belajar puas dengan apa yang penting”

Contact Us